3 Masalah Utama yang Tidak Disadari oleh Startup Entrepreneur

Di mata orang awam, menjadi founder startup mungkin terlihat keren dan menarik, karena mereka memiiki aturan dan menjalankan bisnis sendiri. Pada umumnya seorang startup entrepreneur kerap kali menemui beberapa kendala dalam mengembangkan bisnisnya. Bahkan beberapa dari mereka tidak bisa bertahan dan malah menimbulkan kerugian dan gagal, kemudian mengurungkan niat untuk melanjutkan bisninya.

Berikut 3 masalah utama yang tidak disadari oleh startup entrepreneur:

Sulitnya merancang proses dan sistem operasi yang stabil dan efisien

Hampir semua industri dipenuhi dengan pemain baru, yang ingin mencari tahu niche untuk mereka, yang berarti kecepatan adalah hal yang paling penting. Hal ini biasanya identik dengan tahap awal ketika startup berusaha untuk berdiri dengan sumber daya minim.

Solusinya: Buat dan rancang produk yang dapat bekerja dengan baik dan bisa menggapai pasar dengan cepat dan luas. Serta selalu mendapatkan masukan dan validasi terhadap ide produk yang akan dan sudah dijalankan. Dengan eksekusi yang cepat, founder akan memiliki gambaran yang jelas bagaimana cara mengembangkan sebuah ide menjadi sebuah perusahaan yang solid. Gagal dengan cepat, belajar dan perbaharui dengan cepat, dan terus lakukan peningkatan sampai Anda bisa kalahkan para pesaing.

Baca juga: 3 Strategi Media Sosial untuk Bisnis

Sulitnya mendapatkan pelanggan

Kesulitan yang sering dihadapi para entrepreneur dan menjadikan omset perusahaan yang masih jauh dari target adalah kendala dalam berjualan dan mendapatkan pelanggan. Penjual ingin melihat pelanggan sebelum membeli produk yang ditawarkan, sementara pelanggan ingin melihat bahwa mereka bisa menemukan penjual yang terpercaya. Mendapatkan 10 pelanggan pertama adalah langkah awal yang penting untuk meningkatkan semangat tim. Langkah pertama itu jelas merupakan penentu “kegagalan atau kesuksesan” sebuah startup di tahap awal.

Solusinya: Perlu meningkatkan kualitas dan kemampuan menjual. Mulai dari cara mempengaruhi orang lain, melakukan pendekatan persuasive, mengenali kebutuhan konsumen, mempresentasikan solusi (layanan atau produk), dan melakukan closing.

Baca juga: Meningkatkan Penjualan dengan 6 Cara Mudah

Beratnya membangun tim yang berbakat dan termotivasi

Di balik semua permasalahan yang ada, kualitas kerja seorang founder sangat ditentukan oleh tim yang ada di belakangnya. Oleh karena itu membentuk sebuah tim startup perlu memiliki motivasi yang sama besarnya dari foundernya. Permasalahan yang sering dihadapi entrepreneur adalah menangani manusia. Jika Anda belum pernah menjadi entrepreneur, mungkin Anda akan berpikir menangani karyawan itu mudah. Kenyataannya tidak semudah seperti yang Anda bayangkan.

Solusinya: Mempelajari teknik berkomunikasi yang dapat membangun dan mempengaruhi tim agar berjalan bersisian bersama mencapai visi perusahaan. Serta mampu mengelola sebuah tim dengan bakat dan kemampuan berbeda yang dimiliki oleh masing-masing karyawan Anda.

Baca juga: 5 Tips Efektif Menjaga Kekompakan Tim Kerja di Kantor

3 masalah utama yang tidak disadari oleh startup entrepreneur di atas seluruhnya akan dibahas dan diajarkan tips and trick pada Workshop Digital Entrepreneur dengan mentor-mentor yang sudah 10 tahun lebih bergelut di dunia bisnis dan digital.

Post a Comment