9 Fitur Berbeda dalam Aplikasi WhatsApp Business

WhatsApp Business telah hadir sejak bulan September 2017 lalu. WhatsApp telah menguji aplikasi sekaligus layanan baru yang ditujukan untuk pebisnis, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar, yang akan memudahkan perusahaan untuk berkomunikasi dengan konsumennya. Sebaliknya konsumen bisa lebih aman karena kontak perusahaan tersebut terverifikasi.

Nama aplikasi ini yaitu WhatsApp Business, dan menjadi aplikasi mandiri yang berbeda dengan aplikasi WhatsApp Messenger. Logo kedua aplikasi ini masih mirip, hanya saja pada bagian tengahnya, WhatsApp Business terdapat huruf B kapital, hal tersebut menjadi pembeda utamanya dengan WhatsApp Messenger. Berikut ini ulasan mengenai beberapa fitur terbaru dalam aplikasi WhatsApp Business.

Baca juga: Cara dan Manfaat Menggunakan WhatsApp Business

1. Nama Akun WhatsApp Business Tidak Bisa Diubah

Saat memulai aplikasi WhatsApp Business, Anda akan diminta untuk memasukkan nomor telepon, lalu kode unik yang dikirim via SMS sebagai bagian dari verifikasi data. Kemudian Anda akan diminta untuk memasukkan nama akun bisnis di WhatsApp Business. Di sana Anda akan menemukan peringatan awal bahwa nama akun bisnis itu tidak bisa diubah, jadi Anda harus menentukan terlebih dahulu nama akun bisnis yang akan digunakan di WhatsApp Business.

2. Memiliki Profil Bisnis

Namanya juga WhatsApp Business, jadi Anda diharuskan mengisi profil usahanya secara detail. Anda wajib mengisi deskripsi bisnis, lokasi atau alamat kantor / toko, kategori bisnis, alamat email, dan situs web. Semua itu dibutuhkan agar WhatsApp kelak bisa memberikan symbol centang hijau sebagai akun bisnis yang telah terverifikasi.

Baca juga: Teknik Maksimalkan Strategi Marketing

3. Kategori Bisnis

Pada kolom profil di WhatsApp Business, Anda dapat memilih kategori yang sudah terdaftar. Jika kategori bisnis Anda tidak ada yang sesuai, pilih “others”. Sementara pada WhatsApp Messenger tidak terdapat fitur seperti ini. Hal tersebut tentunya dapat mempermudah para pelanggan untuk mengetahui bisnis apa yang sedang Anda jalankan.

4. Bisa Menggunakan Nomor Telepon Rumah atau Kantor

Selain menggunakan nomor telepon seluler, Anda juga bisa memasukkan nomor perusahaan atau rumah untuk membuat akun bisnisnya, sehingga menambah pilihan berkomunikasi dengan konsumen. Namun pihak WhatsApp menyarankan untuk tidak mengganti-ganti nomor telepon, Anda harus menentukan nomor telepon yang permanen. Sebuah hak istimewa yang tidak ada di WhatsApp Messenger. Dengan demikian pemilik bisnis bisa memisahkan akun bisnis mereka dari nomor selulernya yang dipakai untuk akun pribadi, sehingga percakapan privat tidak tercampur dengan profesional.

Pelajari teknik membuat iklan yang dapat me-link langsung kepada WhatsApp Business Anda.

5. Pengelompokan Pesan “Label”

Adanya fitur pengelompokan pesan sangat mempermudah pebisnis dalam berkomunikasi dengan para pelanggannya. Pengelompokan pesan yang terdapat pada aplikasi WhatsApp Business antara lain: prospek, pesanan baru, menunggu bayaran, terbayar, dan pesanan selesai. Anda dapat mengubah atau menambah label-label tersebut kedalam kategori berbeda sesuai keinginan Anda. Jadi, Anda dapat dengan mudah mengelompokkan para pelanggan sesuai dengan isi pesannya. Fitur ini jelas tidak ada pada WhatsApp Messenger.

6. Pesan Otomatis

WhatsApp Business memiliki tiga fitur pesan otomatis, dan fitur ini tidak ada pada WhatsApp Messanger. Away message, aktifkan fitur ini jika terdapat pesan masuk dari pelanggan di luar jam kerja atau di saat bisnis sedang tutup, maka dengan otomatis balasan pesan akan terkirim.

Baca juga: 5 Strategi dalam Digital Marketing Campaign

7. Greeting message, Anda bisa menggunakan pesan otomatis kepada pelanggan baru untuk menyambut sebagai sapaan awal. Selain itu, dengan fitur ini pemilik bisnis dapat menawarkan produk baru secara menyeluruh kepada para pelanggan.

8. Quick replies, Anda dapat membalas pesan masuk dengan pesan pertanyaan yang sama. Caranya mudah, yaitu buat beberapa pesan yang kemungkinan besar para pelanggan akan bertanya dengan pertanyaan yang sama tentang bisnis Anda. Jika ada pesan yang masuk, ketik symbol garis miring “/” maka akan muncul quick replies yang sudah dibuat sebelumnya.

Pelajari cara membuat konten promosi agar konsumen tidak dapat menolak penawaran Anda.

9. Ada Analisis Data Interaksi Pelanggan

Aplikasi WhatsApp Business bisa memberikan data statistik penting untuk pengembangan bisnis Anda. Data tersebut berupa informasi terkait interaksi pelanggan dengan basis analisis, seperti jumlah pesan yang dikirim, diterima, terkirim, dan dibaca. Untuk bisa membaca analisis pengguna WhatsApp Business, cukup pilih opsi yang ada di kanan atas percakapan, kemudian masuk pengaturan bisnis dan pilih statistik.

Post a Comment