Mitra Gojek

Menjadi Pemimpin Kolaboratif Seperti Nadiem ex-CEO Gojek

Menjadi seorang pemimpin bukan perkara mudah. Banyak jalan berliku untuk berada dan bertahan di pucuk pimpinan terutama dalam berbisnis. Namun, Nadiem Makarim telah membuktikan bagaimana seseorang mampu bertahan di posisi tersebut hingga saat ini telah menjadi seorang menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Pria berusia 36 tahun tersebut sebelumnya pernah menjadi CEO Gojek, sebuah perusahaan yang telah mengubah nasib rakyat Indonesia yang menjadi mitranya. Mari kita intip gaya kepemimpinan komunikatif ala mas Nadiem ex-CEO Gojek.

Perjalanan Nadiem Menjadi Seorang Pemimpin

Dilansir pada saat konferensi Bloomberg Year Ahead Asia di Jakarta pada 2018, dirinya mengakui perjalanan untuk menjadi seorang pemimpin tidak selalu berjalan mulus. Banyak tantangan yang harus dihadapi, tetapi hal tersebut sekaligus mengajari untuk menjadi pemimpin yang lebih baik. Menurutnya, seorang pemimpin cenderung menganggap dirinya orang yang paling mengerti perusahaan dengan baik. Padahal, hal tersebut belum tentu, seseorang dengan tabiat seperti itu cenderung menjadi boomerang bagi diri sendiri.

Semakin berkembang suatu perusahaan, maka akan semakin banyak orang yang bekerja di perusahaan tersebut. Otomatis semakin banyak departemen yang terlibat dalam operasi perusahaan dan tidak dapat dielak komunikasi akan semakin rumit. Terkadang dengan semakin banyaknya sumber daya, orang-orang cenderung apatis dan ragu mengungkapkan gagasan untuk kebaikan perusahaan. Kepemimpinan Nadiem dari kesadaran akan hal tersebut, tidak ingin mengulangi kesalahan yang diambil banyak pemimpin perusahaan.

Learn from mistakes

Mengatasi permasalahan tersebut, Nadiem selalu mencoba untuk menyentuh para karyawannya dengan diskusi yang kolaboratif. Menurutnya berdiskusi dengan karyawan hingga pekerja lapangan membantunya mengambil setiap keputusan untuk perusahaan. Kuncinya adalah mendengarkan dan mengelilingi diri dengan orang-orang yang mampu berkata “tidak” serta mengutarakan solusinya. Dengan begitu terdapat rasa saling percaya antara pemimpin dengan karyawan, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para karyawan. Cara-cara seperti itu lah yang patut ditiru oleh para pemimpin demi keberlangsungan suatu perusahaan. 

Sikap kepemimpinan Nadiem ini perlu ditiru bagi siapapun yang ingin berkembang lebih baik menjadi seorang pemimpin, ikuti live online learning Collaborative Leader klik DISINI

Follow Instagram kami DISINI 

Subscribe

For More Digital Marketing Update
Nama Lengkap
Field is required!
Nomor Handphone
Field is required!
Email
Field is required!

Post a Comment