Kata Siapa Cari Reseller Susah? Gini Nih Strategi Mencari Sekaligus Mengembangkan Reseller

Jika Anda memiliki sebuah bisnis tertentu Anda ingin mengembangkan bisnis tersebut atau paling tidak produk bisnis yang Anda miliki dikenal banyak orang. Dikenal banyak orang bisa menjadi awal sebelum produk Anda diburu oleh pembeli. Ada beberapa cara supaya barang Anda bisa sampai ke tangan banyak pembeli, selain jaringan distribusi yang tepat, Anda juga harus menjadi sales dan marketer yang handal. Bagaimana jika Anda mengembangkan bisnis seorang diri tanpa karyawan?

Apakah mungkin Anda mengerjakan sales dan distribusi sekaligus? Anda bisa jadi kewalahan untuk mengerjakan semua proses bisnis tersebut sendirian. Tentu tetap ada acara yang bisa Anda lakukan agar bisnis Anda semakin berkembang. Anda bisa menggunakan reseller untuk membantu Anda memasarkan produk Anda, tapi mencari reseller yang tepat tidaklah mudah. Berikut beberapa strategi mencari dan mengembangkan reseller:

Baca juga: Apakah Kamu Termasuk Kedalam 6 Zodiak Ini yang Dipercaya Memiliki Potensi Sukses dalam Berbisnis

1. Kenali Calon Reseller Anda

Anda perlu mengenali calon reseller Anda sebelum memutuskan untuk bekerjasama dengannya. Anda bisa meminta identitas dari calon reseller. Data ini akan Anda perlukan jika suatu hari terjadi sesuatu yang buruk dan merugikan bisnis Anda. Anda bisa menanyakan kegiatan bisnis yang dilakukan calon reseller sebelumnya. Anda juga perlu memastikan bahwa reseller Anda melek teknologi. Hal ini penting karena calon reseller Anda akan memasarkan produk yang Anda buat.

2. Buat Surat Perjanjian

Jika perlu Anda bisa membuat surat perjanjian dengan calon reseller. Membuat surat perjanjian bukan berarti Anda tidak percaya dengan calon reseller, namun surat perjanjian akan membantu untuk mengontrol kegiatan bisnis Anda. Anda bisa juga menambahkan pembagian dari hasil penjualan dalam surat perjanjian sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Surat perjanjian tersebut juga bisa menjadi alat bantu atau bahkan pencegah terjadinya sesuatu buruk yang bisa merugikan bisnis Anda.

Baca juga: Strategi Promosi Instagram yang Lagi Hits di Kalangan Para Startup

3. Beri Keuntungan yang Sepadan

Bukan hanya Anda yang memilih calon reseller yang tepat. Reseller juga selektif dalam memilih supplier. Reseller adalah seorang pengusaha yang mencari keuntungan dari hasil penjualan. Anda harus bisa memberikan keuntungan bagi reseller Anda. Keuntungan bisa ditentukan di awal dengan membuat perjanjian. Anda juga bisa membuat beberapa ketentuan agar reseller dan Anda tetap mendapat keuntungan. Anda bisa melakukan beberapa cara seperti membebaskan reseller menentukan harga kepada konsumen tapi tentu saja Anda sudah menetapkan harga produk sebelum sampai ke reseller. Anda juga bisa memberikan fee sekian persen dari produk jika reseller berhasil mendapatkan konsumen.

Baca juga: Kenali Strategi Paid Promote untuk Instagram Bisnis

4. Jadikan Partner Berbisnis

Bisa dikatakan reseller adalah bagian dari tim marketing Anda, namun sebaiknya Anda tidak menempatkan diri sebagai bos di mata reseller. Anda perlu menjadikan reseller menjadi partner berbisnis. Kerjasama Anda dengan reseller adalah hubungan mutualisme. Reseller akan berkontribusi terhadap kemajuan bisnis Anda, begitu juga bisnis Anda akan menguntungkan bagi reseller. Anda bisa memberikan tips ketika reseller mengalami kendala dalam pemasaran.

5. Pastikan Kualitas Produk Anda

Seringkali reseller memposisikan diri sebagai konsumen saat mencari supplier. Reseller akan melihat kualitas produk, harga dan pelayanan dari supplier. Jika kualitas produk Anda baik dengan harga sepadan dan kualitas pelayanan yang menyenangkan, peluang untuk mendapatkan reseller yang potensial juga semakin besar. Reseller adalah jembatan antara Anda dengan konsumen. Produk dan pelayanan berkualitas akan membuat konsumen puas, hal ini akan berpengaruh dengan baik ke reseller. Sebaliknya jika kualitas produk Anda tidak stabil, protes dari konsumen akan disampaikan melalui reseller. Jika hal tersebut berlangsung terus menerus reseller akan tidak percaya pada Anda dan akhirnya memutuskan kerjasama.

Baca juga: Mau Tahu Keuntungan Menggunakan Endorsement untuk Bisnis di Instagram?

Post a Comment