customer value optimization

Kenali Customer Value Optimization untuk Tumbuhkan Bisnis

Pelanggan yang datang ke tokomu belum tentu tertarik membeli produk. Kadang, mereka hanya melihat sekilas produk-produk yang dijual, lalu pindah ke toko lainnya. Jika dibiarkan begitu saja, kamu tak akan pernah mendapat pelanggan lho. Untuk itu, kamu perlu mengefektifkan bisnis dengan mengenali perjalanan konsumen dari awal mereka kenal brandmu, sampai akhirnya tertarik membeli produk. Hal ini dikenal dengan sebutan Customer Value Optimization. Yuk pahami semua tahapannya!

Lead Magnet

Tahapan customer value optimization yang pertama untuk menarik perhatian calon pelanggan adalah menawarkan Lead Magnet. Tahapan ini merupakan bentuk penawaran spesial atau ‘gimmick’ yang diberikan pada pelanggan untuk mendapatkan kontak mereka, seperti nama, nomor HP, dan email yang aktif digunakan. Dengan begitu, kamu tetap dapat berhubungan dengan mereka dan memberikan penawaran secara rutin sampai mereka berminat melakukan transaksi.

Tripwire

Lead magnet saja belum cukup untuk membawa calon pelanggan ke tahap transaksi. Maka, perlu ada tahapan penguat lainnya yang disebut tripwire. Tripwire merupakan bentuk penawaran yang sulit ditolak oleh calon pelanggan, contohnya dengan memberikan kupon gratis ongkir atau diskon setengah harga khusus pelanggan baru. Cara ini efektif untuk mengubah leads menjadi pelanggan yang sesungguhnya,

Core Product

Pelanggan sudah mengenali bisnismu lewat tahapan lead magnet dan tripwire. Nah, tahapan selanjutnya yang perlu kamu jalankan adalah menawarkan core product. Core product merupakan produk utama atau produk andalan yang dijual pada bisnis yang kamu kelola. Hasil penjualan core product akan menghasilkan keuntungan yang besar untuk bisnismu. Jadi, mulailah tawarkan produk secara intens pada pelanggan.

Profit Maximizer

Setelah pelanggan mencoba produkmu untuk pertama kalinya, kini saatnya buat mereka menjadi pelanggan yang lebih loyal dengan menjalankan profit maximizer. Tahapan customer value optimization yang satu ini sama halnya dengan up-selling, yaitu menjual core product sekaligus menawarkan produk sejenis yang masih berkaitan. Misalnya kamu menjual burger. Nah, kamu bisa sekaligus tawarkan kentang goreng dan minuman sebagai item pendamping burger. Inilah praktik profit maximizer yang dapat memberikan potensi keuntungan bagi bisnismu.

Return Path

Tahapan Customer Value Optimization yang terakhir adalah return path. Tahapan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dengan para pelanggan yang sudah pernah membeli produkmu, sehingga mereka berpotensi melakukan transaksi yang kedua. Kamu dapat mengarahkan mereka untuk mengikuti akun media sosial atau menawarkan membership dengan berbagai benefit khusus.

Nah, sekarang sudah paham kan, apa saja tahapan customer dari awal mereka kenal produkmu sampai benar-benar menjadi pelanggan setia? Yuk terapkan Customer Value Optimization agar bisnismu terus bertumbuh dan mendapatkan lebih banyak pelanggan!

Ingin belajar lebih banyak tentang customer? Saatnya perdalam skillmu di kelas Digital Marketing dari Digital Marketing School! Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, hubungi admin kami melalui DM IG atau klik di sini.