Menggunakan TikTok untuk Berbisnis, Apakah Worth it?

Masyarakat saat ini disuguhkan dengan berbagai media sosial yang mempunyai tujuan dan fungsi masing-masing. Seperti halnya untuk chat, membuat video, mengunggah foto, ataupun sekedar menulis hal-hal yang remeh temeh. Salah satu media sosial yang sedang hype beberapa waktu terakhir ialah aplikasi dari China yang bernama TikTok. 

Awalnya banyak orang skeptis aplikasi TikTok ini akan sukses seperti social media lainnya. Di Indonesia bahkan awal-awal kemunculan TikTok banyak menuai hujatan dari netizen. Namun, siapa sangka seiring berjalannya waktu aplikasi TikTok banyak dilirik bahkan sekarang tersedia TikTok for business. Kemunculan TikTok for business di Indonesia menjadi indikator bahwa TikTok laris berkancah di Indonesia. Jadi, apakah worth it menggunakan TikTok untuk bisnis?

Berhasil Promosi dengan TikTok

Meskipun tidak semua, tetapi telah banyak produk yang dikenal orang-orang karena viral di TikTok. Sebut saja berbagai produk kecantikan dan perawatan wajah, makanan, hingga rekomendasi cafe-cafe yang bagus untuk dikunjungi. The Ordinary misalnya, berhasil menjual produk sebanyak 52.000 unit dalam dua pekan karena klaim-klaim dari video TikTok yang viral. Hal tersebut tidak terlepas dari demografi pengguna TikTok yang sebagian besar berusia di bawah 30 tahun, di mana pada usia tersebut orang-orang punya kecenderungan untuk “latah” dan mempercayai sesuatu yang viral.

Faktor lain yang mendukung keberhasilan promosi di TikTok adalah video lebih interaktif dan mudah untuk dibagikan ulang ke social media lain. TikTok menyediakan berbagai macam fitur yang lebih membebaskan orang untuk melakukan proses kreatif, sehingga tak heran kamu akan menemukan video-video yang bahkan out of the box. Saat ini pun konten di social media lain seperti instagram, facebook, dan twitter banyak  yang berasal dari TikTok sehingga jangkauan audiens tentu bisa lebih luas bagi kamu yang ingin memulai promosi.

Pilihan Beriklan di TikTok

Saat ini ada beberapa pilihan beriklan di TikTok jika kamu ingin menggunakan aplikasi ini untuk berbisnis, diantaranya:

Pre-roll ads

Iklan Video yang dimulai setelah pengguna membuka aplikasi

In-feed ads

Iklan Video yang muncul saat pengguna scroll feed

Promoted hashtag challenges

Video yang mendorong para pengguna menggunakan tagar khusus.

Branded effects

Filter efek khusus untuk digunakan oleh pembuat konten di video – mirip dengan yang ada di Snapchat dan Instagram tetapi menampilkan informasi khusus brand.

 

Aplikasi TikTok mungkin bisa jadi pilihan untuk memasang iklan melalui social media selain facebook dan instagram. Jika ditanya worth it atau tidak, berkaca dari berbagai fenomena viral aplikasi ini tentu worth it apabila bisa dikemas dengan cara-cara yang lebih kreatif.

Kamu bisa belajar lebih dalam mengenai berbisnis melalui digital marketing dengan mengikuti online course di Digital Marketing School. Klik DI SINI 

Follow kami di Instagram @digitalmarketingschool.id untuk info terbaru seputar digital marketing.

Subscribe

For More Digital Marketing Update
Nama Lengkap
Field is required!
Nomor Handphone
Field is required!
Email
Field is required!

Post a Comment