Pahami Kerangka Piramida Marketing Sebelum Memulai Bisnis Anda Agar Tidak Bangkrut

Kebutuhan orang terhadap aktivitas marketing di era digital semakin pesat. Oleh karena itu, ada cara agar strategi marketing Anda bisa meraih sukses besar di era digital yang makin kompetitif.

Berikut kerangka piramida marketing yang perlu Anda pahami sebelum memulai bisnis:

1. Sales

Pencapaian target penjualan ditunjukkan dengan adanya penjualan alias Sales. Bicara mengenai sales sendiri, ada berbagai macam tentang cara pembayaran – tunai atau tempo.

2. Selling

Untuk mencapai sales, dibutuhkan adanya selling. Selling sendiri itu Anda setidaknya perlu belajar tentang Lead-Prospek-Closing. Di era digital, Selling kadang tidak lagi dilakukan oleh karyawan atau manusia. Tapi dilakukan oleh mesin. Berikut pembagian 2 entitasnya:

Pelajari juga cara membangun funnel building bisnis di era digital.

  • Sales Person adalah orang yang melakukan penjualan.
  • Sales (semi) Robot adalah tentang affiliasi atau online store. Kebanyakan menggunakan teknologi informasi dalam melakukan penjualan.

Beberapa produk yang harganya terjangkau oleh banyak orang, sangat memungkinkan menggunakan Sales Robot, mendekati 100%. Tetapi untuk menjual barang yang tergolong mewah, penggunaan Sales Robot mendekati 0%.

Seorang tenaga penjual perlu memilki soft skill yang mendukung dirinya, bagaimana cara untuk mendekati prospek, dan bagaimana cara berbicara, maupun cara menyapa customer. Sedangkan Sales Robot butuh sistem dan algoritma yang bagus agar mampu menangani penjualan dengan mengurangi keterlibatan manusia.

Jadi untuk mendatangkan Sales yang banyak, perlu mendatangkan Leads yang banyak pula. Yang akan mengelola Lead menjadi Sales adalah proses Selling.

Baca juga: Ketahui Strategi Digital Marketing untuk Mengembangkan Omset dalam Bisnis Anda

3. Awareness

Dalam Awareness, Anda sudah banyak belajar mengenai Branding, Facebook Marketing, Advertising, Pull and Push Strategy, Email Marketing, Spamming, bahkan tentang digital marketing. Di sini, Anda perlu belajar lebih mendalam lagi, tentang cpywriting, tentang eye catching dan warna design gambar promosi.

Initnya segala sesuatu yang membuat customer Anda semakin banyak mengetahui tentang produk atau jasa Anda, itulah yang disebut Awareness. Manfaatnya supaya customer Anda tahu dan mengenal dulu tentang produk atau jasa yang Anda tawarkan.

4. Product

Ketika Anda berbicara mengenai produk, maka tidak lepas dari 4C (Customer Solution, Customer Cost, Communication, Convenience). Keempat poin tersebut perlu ada dalam produk atau jasa yang akan Anda tawarkan kepada customer.

Baca juga: 5 Teknik yang Penting Diketahui untuk Tingkatkan Pelayanan Pelanggan

5. Research

Piramida kelima ini tentang bagaimana Anda menemukan produk yang akan dijual, apa yang dimulai oleh pasar, kepada siapa menjualnya, berapa banyak permintaannya, akan mudah diterima atau tidak produk atau jasa yang akan Anda tawarkan.

Mungkin ada yang bilang, tidak perlu repot riset segala, langsung action saja. Ini tidak salah, tapi tidak 100% benar juga. Sebenarnya riset itu sendiri ada di setiap langkah piramida di atas. Riset dalam action ada pada Strategi DOI (Do and Improvement), ini sebenarnya strategi riset yang berbaur dengan action. Lakukan dulu, baru diperbaiki.

Kesimpulannya adalah untuk mencapai Sales yang banyak, perlu lead yang besar dan diolah oleh Selling menjadi closing. Untuk mendatangkan lead yang banyak perlu Awareness yang ter-integrated dan comprehensive. Apa yang akan di-awareness-kan, tentu Produk yang telah diciptakan dengan mengamati target market yang sesuai, dan semua itu Anda perlu Research.

Baca juga: Pahami Perbedaan Konsep Penjualan VS Konsep Pemasaran untuk Diaplikasikan Ke Bisnis Anda

Post a Comment