Strategi Menentukan Harga yang Sesuai untuk Produk Anda

Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan penjualan. Dalam dunia pemasaran, dikenal dengan marketing mix yang merupakan konsep pemasaran melalui digital, terdiri dari 4C yaitu Customer Solution, Customer Cost, Communication, Convenience. Strategi penentuan harga bertujuan untuk mendapatkan keuntungan, merebut pangsa pasar, dan menjaga kelangsungan bisnis Anda. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan harga yang tepat untuk produk Anda:

Pelajari cara menganalisa kompetitor bisnis.

1. Harga Jual Proporsional

Menetapkan harga rendah mungkin bagus untuk produk yang tingkat lakunya tinggi. Di sisi lain, mematok harga tinggi bisa dilakukan untuk produk yang berkualitas tinggi dan dibutuhkan banyak orang. Namun sebenarnya ini menimbulkan kekacauan pada fondasi bisnis sendiri karena keuntungan mengecil atau jumlah pembeli yang sedikit. Sementara itu, untuk mendorong agar bisnis tetap perlu hidup dengan harga proporsional. Jadi, perlu menyesuaikan antara harga dengan untung yang dicari.

2. Perhitungan Marjin Keuntungan

Marjin keuntungan selalu didasarkan pada harga jual. Produk yang lambat laku, sebaiknya mempunyai marjin keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan produk-produk yang cepat laku. Perlu diingat kenaikan keuntungan sedikit saja dampaknya akan besar terhadap keseluruhan bisnis. Oleh karena itu, perlu dilakukan untuk perhitungan marjin keuntungan agar tidak berlebihan.

Baca juga: Pahami Perbedaan Konsep Penjualan VS Konsep Pemasaran untuk Diaplikasikan Ke Bisnis Anda

3. Perlu Memuatkan Semua Komponen Biaya

Pencatatan dan perhitungan ini penting karena biaya kecil-kecil itu ikut memberikan dampak terhadap bisnis. Agar bisa menetapkan harga dengan benar, setiap biaya yang telah dikeluarkan harus diidentifikasi dan dicatat. Bahkan hal-hal kecil seperti biaya kartu kredit yang 1–3% setiap kali transaksi, akan terakumulasi jika tidak diikutsertakan.

4. Meniru Apa yang Dilakukan Kompetitor

Daripada meniru pola kompetitor yang mungkin punya proses berbeda dalam membangun bisnisnya, lebih baik berikan value produk yang Anda tawarkan pada konsumen. Kemudian hargailah produk sesuai nilai tersebut. Dengan cara ini, maka akan ada alasan logis yang kuat jika harganya di banding-bandingkan oleh konsumen.

Baca juga: 5 Teknik yang Penting Diketahui untuk Tingkatkan Pelayanan Pelanggan

5. Memberi Diskon atau Menambah Nilai

Diskon selalu menarik perhatian konsumen. Hanya dengan 10 – 15 % diskon, sebuah bisnis bisa saja perlu menjual produk 50% lebih banyak. Meskipun begitu, diskon bisa memangkas keuntungan, sehingga perlu dilakukan sesuatu agar tetap bisa mempertahankan keuntungan yang sama. Daripada memotong keuntungan, cobalah mencari cara lain. Dengan kata lain, selain memberi diskon Anda juga bisa menambah nilai produk tanpa perlu mengurangi harga.

Post a Comment