Bawa Customers Balik ke Websitemu dengan Strategi Retargetting Ini
Strategi Retargetting
Kamu pernah mengunjungi suatu website dan melihat-lihat produknya tapi kemudian keluar tanpa melalukan pembelian? Fenomena ini dikenal sebagai churn, di mana pengunjung website meninggalkan tanpa melakukan tindakan selanjutnya. Kamu bukan satu-satunya, karena banyak yang melakukan hal ini. Lalu bagaimana caranya agar mereka kembali ke websitemu? Salah satunya adalah dengan menggunakan strategi retargetting.
Retargetting adalah strategi pemasaran yang bertujuan untuk mempertahankan atau mengembalikan pelanggan yang pernah mengunjungi websitemu. Dengan menggunakan data dan informasi pengunjung sebelumnya, retargetting memberi iklan yang spesifik kepada mereka di platform lain, seperti media sosial, atau situs web lain yang mereka kunjungi. Tujuan utamanya untuk mengingatkan pengunjung tentang bisnismu, mendorong mereka kembali ke websitemu, dan akhirnya melakukan tindakan yang diinginkan, seperti melakukan pembelian.
Ada berbagai macam strategi retargetting yang bisa kamu pakai sesuai dengan channel marketing yang kamu gunakan.
Segmented Users in Sales Funnel
Salah satu kunci kesuksesan strategi retargetting adalah memahami di mana pengunjung berada dalam funnel penjualanmu. Apakah mereka baru mengunjungi websitemu, atau telah mengeksplorasi produk, atau sudah hampir melakukan pembelian? Dengan membagi pengunjung ke dalam segmen yang sesuai, kamu bisa membuat iklan yang lebih relevan dan menyesuaikan pesan dengan fase perjalanan mereka.
Buyer Persona
Memiliki pemahaman yang jelas tentang buyer persona atau profil pelanggan ideal sangat penting dalam strategi retargetting. Dengan mengetahui siapa target audiensmu, termasuk karakteristik, preferensi, dan kebutuhan mereka, kamu bisa menghasilkan iklan yang lebih menarik dan relevan. Hal ini akan membantu meningkatkan kemungkinan pengunjung kembali ke websitemu.
Social Media Custom Audiences
Media sosial adalah platform yang sangat efektif untuk melakukan strategi retargetting. Dengan menggunakan fitur custom audiences yang disediakan oleh platform seperti Facebook atau Instagram, kamu bisa mengunggah daftar pengunjung website dan menampilkan iklan spesifik kepada mereka. Fitur ini memungkinkanmu untuk menyajikan iklan yang sesuai dengan minat dan aktivitas pengunjung sebelumnya, sehingga meningkatkan kemungkinan mereka melakukan tindakan selanjutnya.
Cross-channel Marketing
Strategi retargetting tidak hanya terbatas pada media sosial. Kamu juga bisa menggunakan retargetting di berbagai saluran pemasaran lainnya, seperti Google Ads dan email marketing. Dengan memanfaatkan kombinasi saluran ini, kamu bisa mencapai pengunjung dengan cara yang lebih luas dan meningkatkan peluang mereka kembali ke websitemu.
Strategi retargetting merupakan strategi yang kuat dalam menjaga dan meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan bisnismu. Jadi, jangan biarkan pengunjung websitemu pergi begitu saja ya! Gunakan strategi retargetting ini untuk membawa mereka kembali dan menjalin hubungan yang lebih kuat dengan bisnismu.