Terapkan 3 Konten Pilar Ini Biar Social Media Kamu Nggak Membosankan!

Konten pilar adalah pondasi dasar untuk kamu yang akan merambah bisnis online khususnya di platform Social Media. Emang sih tujuan kita merambah online kan biar cuan makin gede ya. Namun, kamu juga harus tau bahwa target market kamu nggak cuma membutuhkan informasi tentang brand-mu, tapi juga informasi yang lainnya.

Selain itu, konten pilar juga membantu kamu para business owner maupun content creator supaya mampu membuat konten yang beragam dan menarik. Hal ini akan mengundang traffic lebih banyak dan akun kamu. Jadi banyak yang follow deh! Kamu mau dong punya followers yang banyak?

Followers yang banyak selain dapat meningkatkan kredibilitas akun dan bisnismu, juga dapat menghasilkan cuan yang lebih besar dengan konversi followers kamu menjadi customer.

Nah kali ini, kita bakalan ngasih tau kamu hacks konten-konten apa aja sih yang bisa di terapkan di akun mu supaya akun mu itu punya banyak konten yang menarik, beragam dan bermanfaat, di samping kamu melakukan hard selling alias jualan nih.

Yuk baca artikel nya sampai habis!

Konten Fungsional (Functional Contents)

Salah satu jenis konten pilar yang bisa kamu coba adalah membuat konten fungsional. Nah, konten ini memiliki maksud yang spesifik seperti menarik simpati audiens, memperkenalkan brand dengan mengedepankan fitur dan benefit dan lainnya.

Trik yang bisa kamu gunakan dengan konten fungsional adalah dengan mengaitkan brand kamu dengan sesuatu yang viral, kemudian buatlah comparison atau perbandingannya yang menunjukkan bahwa brand kamu memiliki kelebihan atau dapat menyelesaikan sebuah problem yang sedang viral di masyarakat.

Konten Emosional (Emotional Contents)

Kedua, ada konten emosional. Menyentuh emosi audiens bisa jadi trik kamu dalam menciptakan konten yang ‘ngena’. Namun perlu diingat, konten emosional sangat berkaitan dengan waktu atau momen, jadi jangan sampai kamu membuat konten emosional dari topik yang sudah tidak ‘in’ di masyarakat karena hal itu tidak akan menjamin kontenmu mendapatkan exposure dan engagement score yang tinggi.

Jadi, tugas kamu adalah kamu harus selalu update tentang apa yang sedang audiens bicarakan saat ini, kemudian kamu bisa mengolahnya menjadi konten emosional yang secara tidak langsung ‘menghipnotis’ mereka pada brand kamu.

Konten Edukasi (Educational Contents)

Konten edukatif merupakan salah satu jenis konten pilar yang sangat bermanfaat. Kenapa? Karena konten edukasi bersifat evergreen, artinya konten edukasi tidak lekang oleh waktu dan akan terus bermanfaat dalam jangka waktu yang sangat panjang.

Konten evergreen pun selalu mendapatkan traffic dan volume pencarian yang tinggi sehingga untuk kamu yang baru saja mulai memasuki platform social media, membuat konten yang bersifat edukatif bisa jadi cara terbaik untuk mendapatkan crowd.

Itu dia 3 jenis konten pilar yang bisa kamu terapkan di social mediamu. Selain agar social media mu tidak membosankan, konten pilar juga dapat memberikan exposure yang lebih terhadap akun mu.

Perbaharui selalu informasi tentang Digital Marketing hanya di Digital Marketing School. Jangan lupa juga untuk ikuti program sertifikasi Digital Marketing dan Social Media bersama BNSP. Klik disini untuk mendapatkan informasi mengenai program nya ya!

Post a Comment