Tingkatkan Pemasaran Kamu Dengan 4 Tahap Marketing Funnel Ini

Seseorang yang terjun ke dalam dunia bisnis perlu tahu cara mainnya. Pengetahuan dan kemampuan observasi yang memadai akan membuat seorang pebisnis mampu bekerja dengan benar dan menciptakan hasil yang baik. Kalau kamu adalah seseorang yang memang pantas menyandang gelar pebisnis, pastinya tidak asing lagi dengan istilah marketing funnel.

Marketing funnel atau sales funnel merupakan konsep pemasaran yang dilakukan secara runtut untuk memvisualisasikan perjalanan pelanggan, yang berawal dari ketidaktahuannya terhadap suatu produk, berlanjut menjadi tahu. Lalu menimbang-nimbang, dan pada akhirnya melakukan pembelian produk tersebut hingga memberi testimoni dan menjadi loyal customer. Seperti namanya, marketing funnel digambarkan sebagai bagan berbentuk corong yang massanya kian menyusut seiring berlanjutnya tahapan.

Marketing funnel sangat penting sebagai kunci dalam mengukur, mengelola, memprediksi, dan memperbaiki proses penjualan kamu sampai pada akhirnya bisa memaksimalkan potensi transaksi dengan pelanggan. Adapun tahapan yang perlu kamu ketahui dalam marketing funnel yaitu sebagai berikut.

Awareness (Kesadaran)

Pada tahap awal dalam bagan marketing funnel ini posisi pelanggan masih belum mengenal produk kamu, tapi telah memiliki kesadaran tentang kebutuhannya terhadap manfaat yang dimiliki produk kamu. Kamu bisa melakukan promosi untuk meningkatkan brand awareness yang setidaknya menjawab pertanyaan pelanggan mengenai apa produk yang kamu tawarkan, mengapa pelanggan harus membeli produk kamu, dan bagaimana keuntungan yang didapat kalau membeli produk kamu.

Consideration (Mempertimbangkan)

Di tahap ini, pelanggan akan melakukan perbandingan dengan para kompetitor kamu, mencari tahu produk mana yang lebih sesuai dengan kebutuhannya. Teknik copywriting kamu sangat diandalkan pada tahap kedua marketing funnel ini, agar produk kamu terlihat lebih unggul dan menarik ketimbang produk kompetitor kamu.

Purchase (Pembelian)

Setelah melewati tahap consideration, pelanggan akan masuk ke tahapan memutuskan apakah ia jadi membeli produk kamu atau tidak, dan kalau berhasil, selanjutnya pelanggan melakukan pembelian terhadap produk kamu. Hal yang perlu kamu maksimalkan dalam tahapan marketing funnel ini yaitu memberikan promo atau diskon, melakukan up selling atau cross selling, dan mencantumkan Call to Action (CTA).

Retention (Membeli Lagi)

Setelah melewati tahap-tahap marketing funnel di atas, dan hasil dari setiap tahapnya terbilang sukses dan memuaskan, ada kemungkinan pelanggan akan melakukan pembelian lagi terhadap produk kamu dan lebih bagusnya lagi ia akan menjadi loyal customer. Untuk memastikan hal tersebut terjadi, perlu kamu perhatikan kualitas pelayanan dan produk yang kamu berikan pertama kali pada pelanggan tersebut. Kesan pertama yang buruk akan membuat pelanggan kapok membeli produk kamu. Kalau sudah begitu, jangan harap tahap ini akan berhasil kamu capai.

Sebagai tambahan dalam marketing funnel, ada tahap yang disebut dengan Advocacy, yaitu ketika loyal customer sangat puas dengan produk kamu, maka ia tak akan ragu-ragu untuk merekomendasikan produk kamu ke orang-orang di sekitarnya. Pastinya hal ini akan sangat menguntungkan untuk pemasaran bisnis kamu.

 

Marketing funnel sebenarnya memiliki banyak jenis berdasarkan banyaknya tahapan, dan menyesuaikan dengan jenis usaha yang kamu punya. Ada yang hanya menggunakan 4 tahapan seperti awareness, interest, decision, dan action. Ada juga yang menggunakan marketing funnel dengan 9 tahapan.

Kalau kamu ingin mengenal lebih dalam mengenai digital marketing, kamu bisa ikuti online course Digital Marketing School. Klik DI SINI untuk mengetahui program online course secara lengkap. 

Kunjungi instagram kami di @digitalmarketingschool.id untuk tips-tips seputar digital marketing dan bisnis.

Subscribe

For More Digital Marketing Update
Nama Lengkap
Field is required!
Nomor Handphone
Field is required!
Email
Field is required!

Post a Comment