Punya Produk Yang Kurang Laku? Intip 3 Tips Ini Untuk Menjualnya!

Faktor Pemicu Utama Bukan Harga dan Model

Untuk kamu para digipreneur-ers, kamu pasti punya dong beberapa produk yang susah banget lakunya? Pernah mikir gak kira-kira kenapa item produkmu susah kejualnya setelah sekian lama kamu pajang di website online shop mu? 

Sebenarnya faktor pemicunya bukan karena harga yang kamu bandrol kemahalan, atau model/spesifikasi yang kamu jual kurang menarik. Ada faktor pemicu lain yang sebenernya tanpa kamu sadari sangat berpengaruh loh. Kira-kira apa ya? Baca sampe habis artikel ini untuk tau jawabannya.

Efek Primacy dan Pengaruhnya Terhadap Pilihan Pembeli

Pasti pernah dong kamu membeli sebuah produk di situs aplikasi belanja online? Pertama kali masuk ke dalam situs, kamu disuguhkan oleh beraneka macam produk kan? Bayangin nih kamu lagi nyari produk skin care, kamu nyari yang khasiatnya sesuai dengan pain yang lagi kamu alami.

Kamu akhirnya memilih untuk melihat ke satu toko online. Karena masih ragu, akhirnya kamu mencari toko online lain yang menjual produk serupa.

Karena kamu bingung khasiat serta harga produk yang dibandrol sama, kamu pasti akhirnya balik ke toko yang pertama kamu lihat, iya kan?

Pernah ngalamin kejadian kaya gitu gak setiap kamu melakukan atau membeli sesuatu? Kalo iya, berarti kamu memiliki perilaku yang disebut efek primacy.

Efek primacy adalah perilaku dimana otak kita cenderung ber-mindset “yang pertama adalah yang terbaik”. Kita mengingat dan mengalami lebih baik dari apa yang kita lihat pertama kali.

Sudah banyak penelitian dan studi yang dilakukan oleh para ahli bahwa kebenaran dari efek primacy dapat memicu pilihan manusia. Termasuk dalam dunia pemasaran pun mengambil banyak keuntungan dari perilaku tersebut. Salah satunya adalah dalam mengatasi produk yang kurang laku.

Efek primacy tidak hanya dapat di terapkan dalam bisnis biasa, bisnis online pun bisa. Ada 4 tips yang bisa kamu aplikasikan untuk menarik pembeli terhadap produkmu yang kurang laku:

1. Promosikan produkmu di header website

Ini bisa dilakukan untuk memancing keinginan pembeli ketika mereka pertama kali masuk di halaman depan website tokomu. Jangan lupa gunakan kalimat efektif yang menjual dan persuasif untuk menarik perhatian pembeli.

2. Tempatkan produk di deretan produk terbaru

Kamu bisa menempatkan produkmu yang kurang laku di tempat produk terbaru seperti new arrivals, hot items, featured products atau apapun istilah yang kamu gunakan. Jangan lupa untuk menaruhnya di urutan pertama sebelah kiri karena mata kita memindai halaman web dari kiri ke kanan.

3. Tempatkan produk di halaman kategori pertama

Halaman kategori juga bisa kamu manfaatkan dengan menempatkan produkmu di deretan pertama sesuai kategori yang sesuai. Ingat, posisinya dari kiri ke kanan ya!

 

Nah, dengan mengatur ulang penempatan foto produk, kamu jadi gak perlu khawatir lagi untuk mengatasi produk kurang lakumu bisa terjual karena peluang konversi yang kamu dapet bisa 2,5 kali lebih banyak dari stok produk yang kurang laku, loh.

Jadi makin pinter kan baca artikel ini? Selamat mencoba, digipreneur-ers!

 

Referensi: writepreneurs.com

Baca Juga : Kamu Wajib Tau Tren Digital Marketing di Tahun 2019.

Post a Comment